Cetak Advokat Berintegritas dan Unggul, FH Unimma Bersama DPC Peradi Magelang Buka PKPA Angkatan VII
February 2, 2026

Humas

Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Magelang (FH Unimma) kembali menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang kini telah memasuki Angkatan VII. Program pendidikan ini terselenggara berkat kerja sama strategis dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Magelang. Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada hari Minggu, 25 Januari 2026, bertempat di Kampus 2 Unimma, Jalan Bambang Soegeng KM 5, Mertoyudan, Magelang.

Acara pembukaan PKPA Angkatan VII ini diresmikan secara langsung oleh dua tokoh penting dari institusi penyelenggara. Mereka adalah Dekan Fakultas Hukum Unimma, Dr. Dyah Adriantini Shinta Dewi, S.H., M.Hum., serta Wakil Ketua Umum Peradi Bidang PKPA dan Kerjasama Universitas, Dr. Shalih Mangara Sitompul, S.H., M.H. Turut hadir menyaksikan pembukaan ini adalah Ketua DPC Peradi Magelang, Ida Wahidatul Hasanah, S.H., M.H., beserta jajaran pengurus harian lainnya.

Dalam kesempatan sambutannya, Dr. Dyah Adriantini menekankan bahwa penyelenggaraan PKPA ini merupakan wujud nyata komitmen FH Unimma dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di ranah hukum. Ia mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dengan DPC Peradi Magelang yang telah berjalan secara konsisten dan berkelanjutan hingga mencapai pelaksanaan yang ketujuh kalinya pada tahun ini.

Lebih jauh, Dr. Dyah menegaskan pentingnya PKPA sebagai kawah candradimuka bagi para calon advokat. Menurutnya, pendidikan ini dirancang tidak hanya untuk mencetak advokat yang cerdas secara akademik, namun juga memiliki integritas tinggi, etika profesi yang kuat, serta pemahaman praktik yang mumpuni. Oleh karena itu, FH Unimma berkomitmen penuh untuk menghadirkan materi dan tenaga pengajar yang relevan dengan kebutuhan dunia hukum saat ini.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Peradi, Dr. Shalih Mangara Sitompul, mengingatkan para peserta bahwa PKPA adalah tahapan wajib yang sangat fundamental sebelum resmi berprofesi. Ia menaruh harapan besar agar seluruh peserta dapat mengikuti proses pendidikan dengan disiplin serta menjunjung tinggi etika, sehingga siap menghadapi tantangan profesi di masa depan, termasuk persaingan dengan praktisi dari negara lain.